Tower ketiga apartemen Serpong Garden groundbreaking

824104922p

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Hutama Anugrah Propertindo mulai melakukan pemancangan tiang pertama atau ground breaking tower ketiga Apartemen Serpong Garden yakni Menara Diamanta.

Pembangunan itu dilakukan hanya berselang satu bulan setelah perusahaan melakukan tutup atas untuk pembanguan dua tower pertama yakni Cattleya dan Bellerosa.

Komisaris Utama PT Hutama Anugrah Propertindo Pingki Elka Pangestu mengatakan, proyek Apartemen Serpong Garden dibangun di atas lahan seluas 2,7 hektare (ha) yang lokasinya tepat menempel pada Stasiun Cisauk.

Rencananya proyek ini akan dibangun lima tower dengan kapasitas 5.000 unit dengan perkiraan investasi Rp 1,2 triliun. “Kawasan ini merupakan satu-satunya proyek yang benar-benar mengusung Transit Oriented Development (TOD). Bukan hanya sekedar alat jualan,” kata Pingki, Sabtu (2/11).

Tower Diamanta akan merangkum sebanyak 704 unit apartemen. Hingga saat ini, Hutama Anugrah Propertindo telah berhasil menjual sebanyak 500 unit atau 71% dari total unit yang ada.

Ada dua tiga tipe unit yang ditawarkan di tower ketiga ini yakni studio dengan luas semi gross 20 meter persegi (m²), tipe dua kamar seluas 33 m², dan dua kamara corner seluas 35 m². Unit-unit ini dibanderol dengan harga mulai Rp 300 jutaan.

Pembangunan tower ketiga ini ditargetkan akan rampung dan serahterimakan kepada pemilik unit secara bertahap pada akhir 2021 sampai awal 2020.

Dua tower pertama Apartemen Serpong Garden tengah dalam proses finishing dan ditargetkan akan serahterima kepada pemilik unit pada kuartal IV 2020. Adapun menara keempat ditargetkan akan mulai diluncurkan tahun keempat.

Dalam pengembangan proyek ini, PT Hutama Anugrah Propertindo telah bekerjasama dengan investor Jepang yakni Creed Group Japan. Creed Group merupakan perusahaan investasi di bidang real estate dengan pengalaman yang matang di pasar real estate Jepang.

Pengembangan berorientasi TOD ini akan memaksimalkan fasilitas hunian, bisnis dan hiburan yang dapat diakses dengan mudah karena terintegrasi dengan layanan transportasi umum stasiun, terminal dan pasar modern. Integrasi dengan stasiun akan membuat penghuni bisa sampai ke Jakarta hanya dalam waktu 45 menit.

Hutama Anugrah Propertindo nanti akan membangun jembatan Skybridge yang menghubungkan Apartemen Serpong Garden ke Stasiun Cisauk. Saat ini pembangunan jembatan itu masih dalam proses pengurusan izin, namun desainnya sudah rampung.

Sementara Clements Papin Iswara, GM Marketing Serpong Garden Apartment mengatakan, penjualan Serpong Garden Apartment tercatat cukup sukses. Dua tower pertama yang dibangun berhasil ludes terjual dalam waktu sekitar 9 bulan sejak diluncurkan. Kala itu, unit yang ditawarkan mulai dari Rp 280 jutaan.

“Keberhasilan penjualan unit-unit di Serpong Garden Apartment tersebut membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap hunian berkonsep TOD seperti Serpong Garden Apartment sangat tinggi,” imbuh Papin.

Unit Tower Diamanta ditawarkan dengan konsep smart home ready dan dilengkapi Digital keylock access with anti-panic, Zen Garden, face recognation 24 hour security, full resident card access ke semua fasilitas.

Sama seperti tower sebelumnya, menara ketiga ini juga dilengkapi dengan passenger lift yang dirancang untuk beroperasi lebih cepat sebanyak 3 unit dan utility lift sebanyak 1 unit.

Untuk memasarkan Apartemen Serpong Garden, Hutama Anugrah Propertindo juga memberikan berbagai kemudahan cara bayar yakni mulai dari tunai keras 1 bulan, tunai bertahap 48x, dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan down payment (DP) 10% dibayar 12 kali.

Lukas Bong, Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) yang merupakan konsultan pemasaran Apartemen Serpong Garden mengklaim prospek apartemen ini sangat bagus baik bagi end user maupun investor. Pasalnya, proyek ini berdekatan dengan kampus Universitas Prasetya Mulya dan Universitas Atma Jaya, serta dengan perkantoran besar seperti Unilever.

“Tentu ada kebutuhan akan tempat tinggal bagi mahasiswa maupun dosen sangat tinggi. Untuk rate sewa kos-kosan di kawasan Cisauk bisa mencapai Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per bulan,” ungkap Lukas Bong.

Untuk mengembangkan Serpong Garden Apartment, PT Hutama Anugrah Propertindo juga menggandeng sejumlah konsultan perencana, sebut saja PT Megatika International (Arsitektur), PT Ketira Engineering Consultants (Struktur), PT Best Manajemen Indonesia (MEP), PT Exkortima Consultant Abadi (QS) serta CV. Lestari Unggul Persada (Andal).